home icon
search icon
menu icon

> Berita > Akuntansi Sektor Publik Bahas Penjajakan Kerja Sama Internasional bersama Walailak University Thailand

Akuntansi Sektor Publik Bahas Penjajakan Kerja Sama Internasional bersama Walailak University Thailand

Dipublikasi Pada

12 Februari 2026

Dipublikasi Oleh

Nurul Juliani, S.Si

Akuntansi Sektor Publik Bahas Penjajakan Kerja Sama Internasional bersama Walailak University Thailand
Thumbnail Akuntansi Sektor Publik Bahas Penjajakan Kerja Sama Internasional bersama Walailak University Thailand
Walailak University menginisiasi nota kesepahaman (MoU) dengan Universitas Sumatera Utara untuk memperkuat kolaborasi riset, mobilitas akademik, dan program budaya dalam mendukung pendidikan berstandar internasional.

Zoom Meeting, 12 Februari 2026 — Program Studi Akuntansi Sektor Publik Fakultas Vokasi Universitas Sumatera Utara mengikuti pertemuan daring melalui Zoom bersama pimpinan dan delegasi dari Walailak University, Thailand, dalam rangka membahas penjajakan kerja sama internasional antar universitas. Pertemuan ini menjadi langkah awal dalam memperkuat kolaborasi strategis di bidang riset, pengembangan pembelajaran internasional, serta kontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).

 

Dalam diskusi tersebut, kedua belah pihak membahas potensi penyusunan Memorandum of Understanding (MoU) sebagai payung kerja sama institusional. Ruang lingkup kolaborasi yang dijajaki meliputi pengembangan penelitian lintas negara, pertukaran pengalaman akademik bagi mahasiswa, peluang mobilitas dosen dan mahasiswa, serta penguatan kolaborasi berbasis komunitas yang mendukung agenda pembangunan berkelanjutan.

 

Kerja sama riset internasional menjadi salah satu fokus utama pembahasan. Melalui kemitraan ini, diharapkan terbuka peluang untuk pelaksanaan penelitian bersama (joint research), publikasi kolaboratif, serta pengembangan isu-isu strategis yang relevan secara global dan regional. Pendekatan lintas negara dinilai penting untuk memperkaya perspektif akademik sekaligus meningkatkan daya saing institusi di tingkat internasional.

 

Selain aspek riset, diskusi tersebut juga menyoroti pentingnya menghadirkan pengalaman pembelajaran internasional (international learning experience) bagi mahasiswa. Bentuk implementasi yang berpotensi dikembangkan antara lain program kuliah tamu internasional, kolaborasi proyek akademik, kegiatan pertukaran budaya, serta skema mobilitas akademik yang mendorong interaksi lintas budaya dan penguatan kompetensi global mahasiswa.

 

Sebagai institusi mitra, Walailak University dikenal sebagai universitas komprehensif dan riset intensif di Thailand bagian selatan. Universitas ini memiliki reputasi global melalui berbagai pemeringkatan internasional yang dirilis oleh Times Higher Education, termasuk World University Rankings, Impact Rankings, dan Young University Rankings. Walailak University juga dikenal memiliki komitmen kuat terhadap pengembangan berkelanjutan sebagai bagian dari visi institusionalnya.

 

Di sisi lain, Universitas Sumatera Utara merupakan salah satu institusi pendidikan tinggi terkemuka di Indonesia yang berfokus pada penguatan riset berkualitas serta pengembangan kemitraan strategis di tingkat nasional dan regional. Penjajakan kerja sama ini sejalan dengan komitmen USU dalam mendorong internasionalisasi pendidikan tinggi dan memperluas jejaring akademik global.

 

Pertemuan ini turut diwarnai dengan pertukaran video profil masing-masing universitas sebagai bentuk pengenalan institusi secara lebih komprehensif. Melalui langkah awal ini, kedua belah pihak menunjukkan keseriusan dalam membangun kemitraan jangka panjang yang saling menguntungkan.

 

Apabila terealisasi dalam bentuk MoU resmi, kerja sama antara Walailak University dan USU berpotensi menjadi contoh kemitraan internasional berkelanjutan yang mengintegrasikan riset tingkat dunia, mobilitas akademik, serta program kolaborasi budaya untuk mendukung kemajuan pendidikan dan kesejahteraan masyarakat. Inisiatif ini juga selaras dengan komitmen terhadap SDG 4 (Quality Education) dan SDG 17 (Partnerships for the Goals), yang menekankan pentingnya kolaborasi global dalam meningkatkan mutu pendidikan dan pembangunan berkelanjutan.

Berita