Medan, 6 Mei 2026 –

Rangkaian kegiatan diawali dengan kunjungan edukatif ke Rahmat International Wildlife Museum & Gallery. Mahasiswa disambut oleh Ibu Nelly Rasyid, S.S., selaku Manager Museum. Pada kesempatan tersebut, beliau memaparkan sejarah berdirinya museum, konsep konservasi satwa melalui teknik taxidermy, serta menjelaskan berbagai koleksi satwa dari berbagai negara yang menjadi daya tarik utama museum. Mahasiswa juga memperoleh pemahaman mengenai fungsi museum sebagai sarana edukasi, penelitian, konservasi, dan wisata, sekaligus mempelajari teknik penyampaian informasi kepada pengunjung agar mampu menciptakan pengalaman wisata yang informatif dan menarik.


Setelah kunjungan museum, mahasiswa melanjutkan kegiatan keHotel Aryaduta Medan untuk mengikuti praktik Table Manner dan Hotel Tour. Kegiatan ini dipandu secara langsung oleh Bapak Andri Andrianto, selaku Food and Beverages Manager, bersama Bapak Zebriansyah A. Yudha, selaku Food and Beverages Supervisor.

Pada sesi Table Manner, mahasiswa mempraktikkan tata cara jamuan makan resmi sesuai standar internasional, mulai dari etika berpakaian dalam acara formal, posisi duduk, penggunaan cutlery dan glassware, urutan penyajian hidangan (course), hingga etika berkomunikasi selama jamuan berlangsung. Selain meningkatkan pemahaman mengenai standar pelayanan internasional, kegiatan ini juga menjadi sarana pembentukan karakter profesional, kepercayaan diri, serta kemampuan membangun personal branding yang dibutuhkan dalam industri pariwisata dan perhotelan.
Melalui kegiatan Hotel Tour, mahasiswa diajak mengenal lebih dekat operasional hotel berbintang, mulai dari fungsi setiap departemen, standar pelayanan kepada tamu, hingga koordinasi antarbagian dalam menciptakan pelayanan prima. Pengalaman tersebut memberikan gambaran nyata mengenai sistem kerja industri hospitality sekaligus memperluas wawasan mahasiswa mengenai dunia kerja profesional.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan, mahasiswa mengunjungi Istana Maimun, salah satu ikon wisata sejarah dan budaya di Kota Medan. Kunjungan tersebut disambut oleh Bapak T. Moharsyah Nazmi, selaku Hubungan Masyarakat Kesultanan Deli. Dalam sesi pemaparan, beliau menjelaskan sejarah berdirinya Istana Maimun yang dibangun pada tahun 1888 oleh Sultan Ma'mun Al Rasyid Perkasa Alamsyah, arsitektur bangunan yang memadukan unsur Melayu, Islam, Eropa, India, dan Timur Tengah, serta nilai-nilai budaya yang masih dilestarikan hingga saat ini.


Mahasiswa juga memperoleh penjelasan mengenai perjalanan sejarah Kesultanan Deli, fungsi Istana Maimun sebagai pusat pemerintahan pada masanya, berbagai koleksi peninggalan kerajaan seperti singgasana, perabot kerajaan, dan benda-benda bersejarah lainnya, serta peran istana sebagai salah satu destinasi wisata budaya yang berkontribusi dalam pelestarian warisan sejarah Kota Medan. Selain itu, mahasiswa mengamati secara langsung teknik interpretasi yang dilakukan narasumber dalam menyampaikan informasi sejarah kepada wisatawan sehingga materi yang disampaikan menjadi menarik, komunikatif, dan mudah dipahami.
Tujuan utama pelaksanaan Exploration Week 2026 adalah memberikan wadah bagi mahasiswa untuk menyelaraskan pemahaman teoretis dengan praktik profesional secara langsung di industri pariwisata. Melalui praktik di Hotel Aryaduta Medan, mahasiswa dibekali penguasaan standar etika internasional (table manner), penguatan personal branding, kemampuan komunikasi profesional, serta sikap kerja yang mencerminkan prinsip Etika Bisnis dan Pelayanan Prima.
Sementara itu, kunjungan ke Rahmat International Wildlife Museum & Gallery dan Istana Maimun secara khusus mendukung capaian pembelajaran pada mata kuliah Teknik Pemandu Wisata. Melalui pengamatan langsung di lapangan, mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan keterampilan dalam menginterpretasikan objek wisata, menyusun narasi sejarah dan budaya yang menarik, meningkatkan kemampuan public speaking, serta mengelola dinamika rombongan wisata secara profesional.
Melalui kegiatan ini, Program Studi D4 Manajemen Bisnis Pariwisata terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan proses pembelajaran yang aplikatif, inovatif, dan selaras dengan kebutuhan industri. Diharapkan pengalaman yang diperoleh selama Exploration Week 2026 dapat memperkuat kompetensi mahasiswa sehingga mampu menjadi lulusan yang profesional, beretika, adaptif, dan siap bersaing di dunia industri pariwisata, baik di tingkat nasional maupun internasional.