> Berita > Fakultas Vokasi USU Gelar Focus Group Discussion (FGD) and Dissemination of Red Ginger Candy Program in Dalig Raya Village, Simalungun
Fakultas Vokasi USU Gelar Focus Group Discussion (FGD) and Dissemination of Red Ginger Candy Program in Dalig Raya Village, Simalungun
Dipublikasi Pada
06 Mei 2026
Dipublikasi Oleh
Uswatun Khasanah, S.E
Thumbnail Fakultas Vokasi USU Gelar Focus Group Discussion (FGD) and Dissemination of Red Ginger Candy Program in Dalig Raya Village, Simalungun
Focus Group Discussion (FGD) and Dissemination of Red Ginger Candy Program in Dalig Raya Village, Simalungun
Medan, 05 Mei 2026 – Fakultas Vokasi Universitas Sumatera Utara (USU) menyelenggarakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) and Dissemination of Red Ginger Candy Program in Dalig Raya Village, Simalungun pada Selasa, 5 Mei 2026 di Hotel GrandDhika Setiabudi Medan. Kegiatan ini mengusung tema “Enhancing Community Income through Ginger Candy Production from Red Ginger through Global Partnership” sebagai upaya memperkuat pengembangan produk unggulan masyarakat berbasis potensi lokal.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Wakil Dekan bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, Kerja Sama dan Internasionalisasi Fakultas Vokasi USU, Junedi Ginting S.Si., M.Si. Beliau menyampaikan pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dunia usaha, dan mitra internasional dalam mendukung pengembangan produk lokal yang berdaya saing. Beliau juga menekankan bahwa program pengabdian masyarakat seperti ini menjadi bagian dari komitmen Fakultas Vokasi USU dalam memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui inovasi dan pemberdayaan berbasis potensi daerah.
Kegiatan ini menjadi ruang strategis untuk berbagi hasil pengabdian masyarakat, memperkuat kolaborasi lintas sektor, serta mendiskusikan peluang pengembangan produk permen jahe merah sebagai salah satu inovasi yang diharapkan mampu meningkatkan pendapatan masyarakat Desa Dalig Raya, Kabupaten Simalungun.
FGD menghadirkan berbagai narasumber dari dalam dan luar negeri, di antaranya mitra internasional dari Universiti Teknologi MARA (UiTM) Pulau Pinang Malaysia, Associate: Prof. Dr. Azila Azmi dan Siti Anis Adilah Tarmazi, Penyuluh Kementerian Pertanian Kabupaten Simalungun: Jupri Sukamtar Banurea, S.T.P., M.Si., Direktur BUMD Kabupaten Simalungun: Tri Dharma Sipayung, S.E., M.Si., perwakilan Dinas Perindustrian dan Perdagangan, pihak PT Sultan Aren Indonesia, perangkat Desa Dalig Raya, hingga media massa.
Dalam sesi pemaparan, para narasumber membahas berbagai aspek pengembangan produk permen jahe merah, mulai dari inovasi formula, strategi hilirisasi produk, pemasaran internasional, hingga legalitas dan standardisasi produk industri rumah tangga. Diskusi juga menyoroti pentingnya sinergi antara akademisi, pemerintah, pelaku usaha, dan mitra internasional dalam mendukung pengembangan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal.
Salah satu pembahasan utama adalah pengembangan produk Poger Candy berbahan dasar jahe merah dengan inovasi penggunaan bahan alami seperti isomalt, aren, dan potensi pemanfaatan stevia sebagai alternatif pemanis sehat. Selain itu, peserta juga mendiskusikan peluang pengembangan varian rasa berbasis rempah lokal seperti kunyit, pala, mint, dan citrus untuk meningkatkan daya saing produk di pasar global.
Mitra internasional dari UiTM Malaysia turut memberikan masukan terkait strategi pemasaran global, khususnya mengenai pentingnya tampilan visual produk, kualitas sensorik, desain kemasan, serta pencantuman label halal dan komposisi produk yang jelas untuk memenuhi standar pasar internasional.
Dalam sesi diskusi, pemerintah daerah melalui Disperindag juga menyampaikan dukungan terhadap pengembangan Industri Kecil Menengah (IKM) melalui pelatihan, pendampingan legalitas usaha, hingga bantuan pengadaan alat produksi. Beberapa aspek penting yang dibahas meliputi kepemilikan Nomor Induk Berusaha (NIB), sertifikasi PIRT, sertifikasi halal, hingga standardisasi fasilitas produksi agar produk dapat bersaing secara lebih luas.
Melalui kegiatan ini, Fakultas Vokasi USU berharap program pengembangan permen jahe merah Desa Dalig Raya dapat menjadi produk unggulan daerah yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bentuk nyata kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung pemberdayaan masyarakat melalui inovasi, kolaborasi global, dan penguatan ekonomi berbasis potensi lokal.