home icon
search icon
menu icon

> Berita > Mahasiswa Akuntansi Sektor Publik Berhasil Wakili Program Diploma USU ke Pilmapres Tingkat Wilayah

Mahasiswa Akuntansi Sektor Publik Berhasil Wakili Program Diploma USU ke Pilmapres Tingkat Wilayah

Dipublikasi Pada

10 April 2026

Dipublikasi Oleh

Nurul Juliani, S.Si

Mahasiswa Akuntansi Sektor Publik Berhasil Wakili Program Diploma USU ke Pilmapres Tingkat Wilayah
Thumbnail Mahasiswa Akuntansi Sektor Publik Berhasil Wakili Program Diploma USU ke Pilmapres Tingkat Wilayah
Melalui persiapan singkat dan persaingan ketat antarbidang, Patrick Nicxon Hutabarat berhasil terpilih sebagai delegasi diploma Universitas Sumatera Utara pada ajang Pilmapres tingkat wilayah.

Medan, 10 April 2026 — Prestasi membanggakan kembali diraih oleh Patrick Nicxon Hutabarat, mahasiswa Program Studi D4 Akuntansi Sektor Publik Fakultas Vokasi Universitas Sumatera Utara, yang berhasil terpilih sebagai delegasi diploma untuk mewakili universitas pada ajang Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) tingkat wilayah.

 

Sebelumnya, Patrick berhasil meraih Juara 1 bidang Sosial Humaniora (Soshum) pada seleksi Pilmapres tingkat Fakultas Vokasi. Pencapaian tersebut mengantarkannya bersaing dengan perwakilan bidang Saintek untuk memperebutkan satu posisi delegasi diploma yang akan mewakili Universitas Sumatera Utara pada tahap wilayah.

 

Patrick mengaku seleksi tingkat universitas memberikan tekanan yang lebih besar dibanding tahap sebelumnya. Selain karena hanya ada satu perwakilan yang dipilih, ia juga harus menghadapi peserta dengan gagasan inovatif yang dinilainya sangat matang dan kompetitif.

 

“Benar sekali, ada tekanan lebih. Apalagi lawan saya membawa ide yang luar biasa. Namun, saya mencoba mengubah pola pikir bahwa tujuan saya bukan hanya untuk menang, tetapi untuk menampilkan versi terbaik diri saya pada hari itu,” ungkap Patrick.

 

Meski berada dalam suasana kompetitif, Patrick mengungkapkan bahwa hubungan antar peserta justru terjalin dengan baik. Ia dan peserta dari bidang Saintek saling mendukung serta memberikan semangat selama proses seleksi berlangsung.

 

“Pasti ada rasa pressure karena kami sama-sama membawa kemampuan terbaik masing-masing. Tetapi di balik persaingan itu, kami justru menjadi lebih dekat dan saling menyemangati,” tambahnya.

 

Tahap seleksi universitas juga menjadi tantangan tersendiri karena waktu persiapan yang sangat singkat. Patrick hanya memiliki waktu satu hari setelah seleksi fakultas untuk mempersiapkan seluruh kebutuhan presentasi berikutnya. Dalam waktu tersebut, ia harus menyusun poster, memperjelas konsep inovasi, hingga memperdalam kemampuan presentasi dan menjawab pertanyaan.

 

Selain itu, format presentasi pada tingkat universitas juga berbeda dibanding seleksi fakultas. Jika sebelumnya peserta diberikan waktu lima menit untuk presentasi dan sepuluh menit sesi tanya jawab, pada tahap universitas format tersebut berubah menjadi sepuluh menit presentasi dan lima menit sesi diskusi. Perubahan ini membuat Patrick harus menyesuaikan kembali cara penyampaian materi agar lebih efektif dan terstruktur.

 

Menurutnya, seleksi tingkat universitas terasa lebih menegangkan karena presentasi dilakukan di hadapan audiens yang lebih sedikit sehingga suasana menjadi lebih fokus dan serius. Ditambah lagi, pertanyaan dari dewan juri dinilai lebih mendalam dan menantang.

 

Meski demikian, Patrick mengaku tidak pernah membayangkan dapat melaju sejauh ini. Ia bahkan sempat merasa bahwa peserta lain memiliki peluang lebih besar untuk memenangkan seleksi.

 

“Saya menjalani semuanya dengan mindset nothing to lose dan tanpa ekspektasi untuk menang. Saya hanya berusaha memberikan yang terbaik selama proses berlangsung,” ujarnya.

 

Dalam perjalanan mengikuti Pilmapres, Patrick menilai bahwa lingkungan Program Studi Akuntansi Sektor Publik turut membentuk pola pikirnya untuk terus berkembang. Menurutnya, nilai-nilai SMART ASP seperti Agile dan Ready menjadi dorongan penting untuk terus belajar, beradaptasi, dan mengembangkan potensi diri dalam menghadapi berbagai tantangan kompetisi.

 

Patrick dijadwalkan mengikuti rangkaian seleksi Pilmapres tingkat wilayah yang akan berlangsung selama tiga hari di Universitas Prima Indonesia. Pengumuman hasil seleksi akan disampaikan pada hari terakhir pelaksanaan, yaitu 30 April 2026.

 

Melalui capaian ini, Patrick diharapkan dapat memberikan performa terbaik sekaligus membawa nama baik Universitas Sumatera Utara dan Program Studi D4 Akuntansi Sektor Publik di tingkat yang lebih tinggi. Prestasi ini juga menjadi bukti bahwa mahasiswa vokasi mampu bersaing melalui kemampuan berpikir kritis, komunikasi, dan inovasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Berita