home icon
search icon
menu icon

> Berita > Mahasiswa Akuntansi Sektor Publik Raih Juara 1 Bidang Sosial Humaniora Pilmapres Fakultas Vokasi USU

Mahasiswa Akuntansi Sektor Publik Raih Juara 1 Bidang Sosial Humaniora Pilmapres Fakultas Vokasi USU

Dipublikasi Pada

08 April 2026

Dipublikasi Oleh

Nurul Juliani, S.Si

Mahasiswa Akuntansi Sektor Publik Raih Juara 1 Bidang Sosial Humaniora Pilmapres Fakultas Vokasi USU
Thumbnail Mahasiswa Akuntansi Sektor Publik Raih Juara 1 Bidang Sosial Humaniora Pilmapres Fakultas Vokasi USU
Keresahan terhadap persoalan banjir dan kebijakan lingkungan menciptakan inovasi gemilang yang menggabungkan teknologi, kolaborasi, dan kepedulian sosial dalam satu platform.

Medan, 08 April 2026 — Patrick Nicxon Hutabarat, Mahasiswa Program Studi D4 Akuntansi Sektor Publik Fakultas Vokasi Universitas Sumatera Utara berhasil menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) tingkat Fakultas Vokasi. Dalam kompetisi tersebut, Patrick berhasil meraih Juara 1 bidang Sosial Humaniora (Soshum) melalui gagasan inovatif mengenai mitigasi banjir berbasis kolaborasi multipihak.

 

Motivasi Patrick mengikuti Pilmapres berawal dari kekagumannya terhadap sosok Iman Usman, co-founder Ruangguru yang juga pernah melalui ajang Pilmapres. Dari sana, ia melihat Pilmapres bukan sekedar kompetisi, tetapi sebagai ruang bagi mahasiswa untuk bertumbuh. Selain itu, Patrick berkeinginan untuk bertemu dengan lingkungan yang menghargai proses dan semangat belajar.

 

“Selain ingin mengembangkan diri, saya juga ingin membuktikan bahwa saya mampu berkembang dan memberikan yang terbaik,” ungkapnya.

 

Pada ajang ini, Patrick mengangkat produk inovasi berupa platform mitigasi banjir yang mengintegrasikan peran pemerintah, korporasi, dan masyarakat dalam satu sistem kolaboratif. Ide tersebut lahir dari keresahannya terhadap penanganan banjir yang dinilai masih berfokus pada penanggulangan, bukan pencegahan. Ia juga menyoroti berbagai persoalan lingkungan, termasuk rendahnya daya resap air pada area perkebunan tertentu serta pelaksanaan program CSR perusahaan yang belum sepenuhnya tepat sasaran.

 

Melalui inovasi tersebut, ia ingin menghadirkan solusi yang lebih terintegrasi untuk mendukung terciptanya lingkungan Sumatera Utara yang lebih hijau dan berkelanjutan. Gagasan ini dinilai relevan dengan bidang sosial humaniora sekaligus selaras dengan disiplin Akuntansi Sektor Publik yang erat kaitannya dengan pengelolaan kebijakan dan sektor pemerintahan.

 

Keunggulan inovasi yang dikembangkan terletak pada pendekatan kolaboratif yang melibatkan tiga pihak utama dalam satu platform. Selain itu, platform tersebut telah dapat diakses dan tidak hanya berhenti pada tahap prototype, sehingga memiliki potensi implementasi yang lebih nyata.

 

Proses seleksi Pilmapres di tingkat fakultas berlangsung cukup menantang. Seluruh persiapan harus dilakukan dalam waktu singkat karena keterbatasan waktu, mulai dari penyusunan laporan, pengembangan presentasi, hingga penyampaian materi dalam bahasa Inggris. Namun, Pilmapres bukan ajang pertama yang sudah ia ikuti. Pengalaman dari kompetisi-kompetisi sebelumnya menjadi bekal penting bagi Patrick untuk melewati tantangan di ajang Pilmapres.

 

Di tengah persaingan dengan mahasiswa terbaik dari berbagai program studi, Patrick mengaku sempat merasa kurang percaya diri. Namun, ia berusaha mengubah rasa gugup tersebut menjadi motivasi untuk memberikan penampilan terbaik. Perjuangan tersebut akhirnya berbuah manis ketika namanya diumumkan sebagai Juara 1 bidang Soshum.

 

“Saya sama sekali tidak menyangka karena seluruh peserta memiliki ide inovasi yang sangat menarik. Bahkan menjelang pengumuman, saya tidak memiliki ekspektasi apa pun dan masih memikirkan ujian tengah semester yang akan saya ikuti setelah ajang ini.” ujarnya.

 

Prestasi yang diraih Patrick tentunya tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, mulai dari keluarga, teman-teman, hingga dosen pendamping yang terus memberikan arahan dan motivasi selama proses persiapan. Dukungan tersebut menjadi kekuatan besar dalam menghadapi seluruh tahapan seleksi.

 

Keberhasilan ini sekaligus mengantarkan Patrick untuk melaju ke tahap seleksi tingkat universitas. Pada tahap selanjutnya, Patrick akan bersaing bersama peraih Juara 1 bidang Saintek untuk menentukan delegasi terbaik yang akan mewakili program diploma Universitas Sumatera Utara pada ajang Pilmapres tingkat wilayah. Melalui capaian ini, diharapkan Patrick dapat terus memberikan performa terbaik sekaligus membawa nama baik Program Studi D4 Akuntansi Sektor Publik dan Fakultas Vokasi USU di tingkat yang lebih tinggi.

 

Prestasi ini menjadi bukti bahwa mahasiswa vokasi tidak hanya unggul dalam praktik, tetapi juga mampu menghadirkan gagasan inovatif yang relevan dengan isu sosial dan lingkungan. Program Studi D4 Akuntansi Sektor Publik terus berkomitmen mendukung mahasiswa untuk berkembang, berprestasi, dan berkontribusi melalui inovasi yang berdampak nyata bagi masyarakat. 

Berita