home icon
search icon
menu icon

> Berita > Awalnya Minder, Mahasiswi Akuntansi Sektor Publik Ini Kini Dilantik sebagai Duta Muda SUMUT 2026

Awalnya Minder, Mahasiswi Akuntansi Sektor Publik Ini Kini Dilantik sebagai Duta Muda SUMUT 2026

Dipublikasi Pada

03 Februari 2026

Dipublikasi Oleh

Nurul Juliani, S.Si

Awalnya Minder, Mahasiswi Akuntansi Sektor Publik Ini Kini Dilantik sebagai Duta Muda SUMUT 2026
Thumbnail Awalnya Minder, Mahasiswi Akuntansi Sektor Publik Ini Kini Dilantik sebagai Duta Muda SUMUT 2026
Dari sekedar mencoba hingga resmi dilantik, mahasiswi D4 Akuntansi Sektor Publik kini mengemban amanah sebagai Duta Muda Sumut 2026 dan siap menginspirasi pelajar serta generasi muda lainnya.

Medan03 Februari 2026 — Kabar membanggakan kembali datang dari Program Studi Diploma 4 Akuntansi Sektor Publik. Salah satu mahasiswi terbaik, Fathiyah Muthmainnah, resmi dilantik sebagai Duta Muda Sumatera Utara 2026 setelah melalui proses seleksi yang kompetitif. Dari ratusan peserta yang mengikuti ajang tersebut, hanya 24 pasang putra-putri terbaik yang terpilih hingga tahap akhir.

 

Ajang Duta Muda Sumut ini merupakan pengalaman pertama bagi Fathiyah. Ia mengaku awalnya sempat merasa minder saat melihat para peserta lain yang rata-rata lebih senior, sudah berada di semester lanjut, bahkan ada yang tengah menyusun skripsi, serta memiliki pengalaman di berbagai ajang duta sebelumnya. Namun, dengan tekad dan doa, Fathiyah berhasil melangkah hingga tahap final dan dinyatakan lolos.

 

Rasanya tentu sangat bersyukur dan bangga. Awalnya sempat tidak menyangka bisa sampai tahap final karena melihat saingan yang begitu luar biasa. Alhamdulillah ini menjadi rezeki dan amanah yang harus saya jalankan dengan baik,” ungkapnya.

 

Fathiyah mengetahui informasi mengenai ajang ini melalui media sosial saat sedang scrolling. Ia juga teringat bahwa salah satu temannya pernah mengikuti ajang serupa pada tahun 2024. Ketertarikannya semakin kuat setelah melihat berbagai kegiatan dan manfaat yang diperoleh para finalis, mulai dari relasi eksternal hingga pengalaman pengabdian kepada masyarakat.

 

Selama mengikuti rangkaian seleksi dan pembekalan, Fathiyah mengaku tidak mengalami kendala berarti. Ia justru merasakan suasana yang suportif dari sesama peserta maupun panitia. Dari proses tersebut, ia banyak belajar mengenai kedisiplinan, mulai dari pengaturan waktu kegiatan, manajemen diri, hingga konsistensi dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

 

Bagi Fathiyah, menjadi Duta Muda bukan sekadar gelar, melainkan sebuah peran dan tanggung jawab. Ia memaknai posisi tersebut sebagai representasi generasi muda sekaligus agen perubahan yang harus mampu menjadi teladan dalam bersikap, berbicara, dan bertindak.

 

Duta muda itu bukan cuma tentang selempang atau gelar, tapi tentang bagaimana kita bisa menjadi penggerak dan contoh bagi anak muda lainnya untuk terus berkembang dan melakukan hal-hal positif yang bermanfaat,” ujarnya.

 

Dalam masa karantina, Fathiyah telah merancang program bertajuk “Pemuda Berani”. Program ini direncanakan dalam bentuk sosialisasi ke sekolah-sekolah, penyelenggaraan webinar dengan menghadirkan alumni Duta Muda sebagai inspirator, serta pemanfaatan media sosial untuk menyebarkan konten edukatif. Selain itu, ia juga berinisiatif membentuk forum atau kanal berbagi informasi seputar beasiswa, tips meningkatkan kepercayaan diri, serta berbagai kompetisi dan kegiatan kepemudaan agar pelajar dan mahasiswa dapat berpartisipasi aktif sesuai minat dan bidangnya.

 

Ke depan, ia berharap dapat menjalankan amanah ini dengan penuh tanggung jawab serta memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat. Ia juga mengajak mahasiswa lainnya untuk tidak hanya berprestasi di bidang akademik, tetapi juga aktif dalam kegiatan non-akademik yang berdampak sosial.

 

Semoga saya bisa menjalankan tugas ini dengan baik dan menginspirasi teman-teman untuk terus berprestasi, tidak hanya di akademik, tetapi juga melalui pengabdian kepada masyarakat,” tutupnya.

 

Prestasi ini menjadi bukti bahwa mahasiswa D4 Akuntansi Sektor Publik tidak hanya unggul dalam kompetensi akademik dan profesional, tetapi juga mampu tampil sebagai generasi muda yang berdaya, berkarakter, dan siap memberikan kontribusi nyata bagi Sumatera Utara.

Berita