home icon
search icon
menu icon

> Berita > Dosen D4 Akuntansi Sektor Publik Fakultas Vokasi USU dan S1 Akuntansi FEB USU Jadi Narasumber FGD Persiapan Akreditasi Internasional di Politeknik Negeri Sriwijaya

Dosen D4 Akuntansi Sektor Publik Fakultas Vokasi USU dan S1 Akuntansi FEB USU Jadi Narasumber FGD Persiapan Akreditasi Internasional di Politeknik Negeri Sriwijaya

Dipublikasi Pada

25 Juni 2025

Dipublikasi Oleh

Cut Annisa Nabila

Dosen D4 Akuntansi Sektor Publik Fakultas Vokasi  USU dan S1 Akuntansi FEB USU Jadi Narasumber FGD Persiapan Akreditasi Internasional di Politeknik Negeri Sriwijaya
Thumbnail Dosen D4 Akuntansi Sektor Publik Fakultas Vokasi USU dan S1 Akuntansi FEB USU Jadi Narasumber FGD Persiapan Akreditasi Internasional di Politeknik Negeri Sriwijaya

Palembang, 25–26 Juni 2025, Ketua Program Studi D4 Akuntansi Sektor Publik Fakultas Vokasi USU, Sambas Ade Kesuma, SE, M.Si, Ph.D, Ak, CA, dan Sekretaris Program Studi S1 Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis USU, Risanty, SE, M.Si, Ak, CA, didaulat sebagai narasumber utama dalam Focus Group Discussion (FGD)/Sharing Session bertajuk “Persiapan Akreditasi Internasional dan Penjajakan Kerja Sama” yang diselenggarakan oleh Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri), Palembang.

 

Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, 25 hingga 26 Juni 2025, bertempat di Jurusan Akuntansi Polsri. Agenda ini menjadi forum strategis untuk berbagi pengalaman, memperkuat sinergi, serta menyusun langkah konkret menuju capaian akreditasi internasional untuk institusi pendidikan vokasi.

 

Pada sesi FGD, Dr. Sambas menyampaikan materi terkait strategi dan roadmap internasionalisasi program studi, mulai dari manajemen mutu internal, reformulasi kurikulum berbasis OBE (Outcome-Based Education), hingga proses audit mutu eksternal. Sementara itu, Bu Risanty berbagi pengalaman dari sisi akademik S1, khususnya penguatan assurance of learning, tata kelola dosen, dan pemetaan capaian pembelajaran lulusan dalam kerangka akreditasi internasional seperti AUN-QA dan FIBAA.

 

Kehadiran dua dosen dari dua fakultas berbeda di USU ini sekaligus mencerminkan semangat kolaborasi lintas program studi dan lintas jenjang dalam mewujudkan transformasi pendidikan tinggi Indonesia yang kompetitif secara global.

 

Diskusi berlangsung produktif dan terbuka, ditutup dengan sesi brainstorming rencana aksi tindak lanjut (RTL) yang akan dikawal oleh tim Polsri. Kegiatan ini juga menjadi titik awal penjajakan kerja sama kelembagaan antara USU dan Polsri, terutama dalam pengembangan kurikulum, pertukaran narasumber, dan benchmarking mutu pendidikan vokasi.

 

“Jangan cuma berbenah di dalam, kita juga harus membuka jendela kolaborasi keluar. Internasionalisasi itu soal mindset, bukan sekadar dokumen,” ujar Dr. Sambas dalam sesi penutup.

 

FGD ini mempertegas bahwa Fakultas Vokasi dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis USU sama-sama mengambil peran aktif sebagai mitra strategis dalam membangun ekosistem pendidikan vokasi yang unggul dan adaptif terhadap dinamika global.

Berita