Medan, 21 Mei 2026 Program Studi D3 Perjalanan Wisata Fakultas Vokasi telah melaksanakan kegiatan Field Trip North to West Sumatera Scenic & Heritage Tour sebagai bagian dari implementasi pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning). Kegiatan ini dirancang untuk memberikan pengalaman belajar secara langsung kepada mahasiswa melalui eksplorasi berbagai destinasi wisata unggulan serta interaksi dengan para praktisi industri pariwisata.

Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa mengunjungi sejumlah destinasi wisata yang memiliki potensi alam, budaya, dan sejarah, di antaranya Aek Sijornih di Kabupaten Tapanuli Selatan, kawasan wisata Bukittinggi, serta berbagai destinasi unggulan di Kota Padang. Melalui kunjungan tersebut, mahasiswa melakukan pengamatan terhadap pengelolaan destinasi, kualitas pelayanan wisata, atraksi wisata, fasilitas pendukung, serta penerapan strategi pengembangan pariwisata di masing-masing daerah.

Di Aek Sijornih, mahasiswa mempelajari potensi wisata alam berbasis sungai dan air terjun yang menjadi salah satu daya tarik utama di Sumatera Utara. Selain menikmati keindahan alam, mahasiswa mengamati pengelolaan kawasan wisata, fasilitas yang tersedia, serta keterlibatan masyarakat dalam mendukung aktivitas pariwisata.

Perjalanan kemudian dilanjutkan menuju Bukittinggi, salah satu destinasi wisata unggulan di Sumatera Barat yang kaya akan nilai sejarah dan budaya. Mahasiswa mengunjungi berbagai ikon wisata kota serta mempelajari bagaimana warisan sejarah, budaya Minangkabau, dan daya tarik alam dikembangkan menjadi produk wisata yang mampu menarik wisatawan domestik maupun mancanegara. Kegiatan ini memberikan wawasan mengenai pentingnya interpretasi budaya, pelestarian warisan sejarah, dan strategi pengelolaan destinasi berbasis budaya.

Rangkaian kunjungan berikutnya dilaksanakan di Kota Padang, di mana mahasiswa mengeksplorasi berbagai destinasi wisata sekaligus mengamati perkembangan industri pariwisata, perhotelan, dan jasa perjalanan wisata. Pengalaman tersebut menjadi media pembelajaran bagi mahasiswa untuk memahami keterkaitan antara destinasi, industri pendukung, serta peran berbagai pemangku kepentingan dalam menciptakan pengalaman wisata yang berkualitas.

Sebagai bagian dari penguatan kompetensi akademik, kegiatan ini juga menghadirkan Talk Show Pariwisata yang mempertemukan mahasiswa dengan para praktisi industri. Narasumber pertama adalah Bapak Regi Fernando, selaku Executive Sales and Marketing Hotel Rangkayo Group, yang membahas strategi pemasaran hotel, pentingnya pelayanan prima, pengembangan citra merek (branding), serta adaptasi industri perhotelan dalam menghadapi perubahan tren pasar. Beliau juga berbagi pengalaman mengenai kompetensi yang dibutuhkan oleh sumber daya manusia agar mampu bersaing di industri hospitality.

Selanjutnya, mahasiswa memperoleh materi dari Bapak Ian Hanafiah, Founder Ero Tour Padang sekaligus Wakil Ketua Bidang Promosi dan Hubungan Luar Negeri DPP ASITA. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan perkembangan industri biro perjalanan wisata, peluang usaha di sektor pariwisata, pentingnya inovasi produk wisata, serta strategi promosi destinasi melalui kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan asosiasi pariwisata. Beliau juga memberikan motivasi kepada mahasiswa agar mampu menjadi insan pariwisata yang kreatif, adaptif, serta memiliki wawasan global dalam menghadapi tantangan industri di masa depan.

Sesi diskusi berlangsung secara interaktif, di mana mahasiswa berkesempatan mengajukan berbagai pertanyaan mengenai peluang karier, tantangan industri, hingga strategi membangun usaha di bidang perjalanan wisata dan perhotelan. Kegiatan ini menjadi sarana bagi mahasiswa untuk memperoleh wawasan praktis yang melengkapi materi pembelajaran di kelas.

Sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi para narasumber dalam berbagi pengetahuan dan pengalaman, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan cenderamata yang disampaikan oleh Dr. Solahuddin Nasution, selaku Wakil Dekan I Fakultas Vokasi. Penyerahan cenderamata tersebut menjadi simbol penghargaan sekaligus memperkuat sinergi antara dunia akademik dengan industri pariwisata.

Melalui kegiatan Field Trip North to West Sumatera Scenic & Heritage Tour, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman mengunjungi berbagai destinasi wisata, tetapi juga memahami secara langsung praktik pengelolaan destinasi, pemasaran pariwisata, operasional industri perhotelan, serta dinamika bisnis perjalanan wisata. Pengalaman ini diharapkan mampu meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam menganalisis potensi destinasi, merancang paket wisata, memberikan pelayanan kepada wisatawan, serta mengembangkan solusi inovatif yang relevan dengan kebutuhan industri.

Program Studi D3 Perjalanan Wisata terus berkomitmen menghadirkan pembelajaran yang aplikatif dan selaras dengan perkembangan sektor pariwisata. Melalui kegiatan lapangan seperti ini, mahasiswa dipersiapkan menjadi lulusan yang profesional, adaptif, serta memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja dan industri pariwisata yang terus berkembang.