Langkawi, Malaysia, 02 Agustus 2026 – Delegasi Universitas Sumatera Utara (USU) bersama mahasiswa Universiti Utara Malaysia (UUM) melaksanakan kegiatan International Community Service di kawasan Pulau Tuba, Langkawi, Malaysia. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian program The Global Nexus: USU × UUM yang dirancang untuk memperkuat kolaborasi internasional melalui pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning), pertukaran budaya, dan keterlibatan langsung dengan masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, delegasi USU berkolaborasi dengan mahasiswa Universiti Utara Malaysia (UUM) dalam berbagai aktivitas pengabdian yang melibatkan interaksi langsung dengan komunitas lokal di Pulau Tuba. Melalui kolaborasi tersebut, mahasiswa dari kedua perguruan tinggi berkesempatan memahami kehidupan masyarakat setempat sekaligus memperkuat kerja sama lintas budaya dalam suasana pembelajaran yang aplikatif.

Kegiatan tersebut didampingi oleh Dr. Sambas Ade Kesuma, S.E., M.Si., Ak., CA. dan Ibu Risanty, S.E., M.Si., Ak., CA. yang turut berpartisipasi bersama mahasiswa dalam berbagai aktivitas pengabdian serta interaksi dengan masyarakat setempat. Kehadiran dosen bersama mahasiswa menjadi bagian dari upaya membangun pengalaman belajar yang tidak hanya berorientasi pada aspek akademik, tetapi juga pada penguatan nilai-nilai sosial dan kolaboratif.

Program International Community Service dirancang untuk menumbuhkan kepedulian sosial mahasiswa melalui keterlibatan langsung dengan masyarakat lokal. Di saat yang sama, kegiatan ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman belajar lintas budaya melalui interaksi dan kerja sama dengan mahasiswa dari Universiti Utara Malaysia.

Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa USU dan UUM bekerja secara kolaboratif dalam berbagai aktivitas yang telah disiapkan. Melalui proses tersebut, mahasiswa saling berbagi pengalaman, bertukar perspektif, serta membangun kerja sama lintas negara dalam suasana yang mendorong komunikasi, saling menghargai, dan semangat kebersamaan.

Pengalaman tersebut menjadi bagian penting dalam membentuk kemampuan mahasiswa untuk beradaptasi dan bekerja dalam lingkungan internasional. Interaksi yang terjalin tidak hanya mempererat hubungan antarmahasiswa dari dua negara, tetapi juga menumbuhkan kesadaran akan pentingnya kolaborasi dalam menghadapi berbagai tantangan global.

Lebih dari sekadar kegiatan pengabdian, International Community Service juga menjadi sarana untuk menanamkan nilai-nilai kolaborasi, toleransi, dan kepemimpinan global sebagai bekal mahasiswa menghadapi dunia kerja yang semakin terhubung secara internasional. Melalui pendekatan experiential learning, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengetahuan dari ruang kelas, tetapi juga belajar melalui pengalaman nyata di lapangan.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, delegasi turut mengunjungi pusat penjualan produk lokal Langkawi untuk mengenal potensi ekonomi kreatif daerah, khususnya industri cokelat yang menjadi salah satu ikon wisata dan produk unggulan Pulau Langkawi. Melalui kunjungan tersebut, mahasiswa memperoleh wawasan mengenai pentingnya pengembangan produk berbasis potensi lokal sebagai strategi pemberdayaan ekonomi masyarakat dan penguatan daya saing daerah.

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman akademik di tingkat internasional, tetapi juga memahami pentingnya membangun hubungan yang harmonis antara perguruan tinggi, masyarakat, dan potensi lokal dalam mendukung pembangunan yang berkelanjutan.

Partisipasi Program Studi Akuntansi Sektor Publik Fakultas Vokasi USU dalam kegiatan International Community Service menjadi wujud nyata komitmen program studi dalam mengintegrasikan pendidikan, kolaborasi internasional, dan pengabdian kepada masyarakat. Melalui sinergi bersama Universiti Utara Malaysia, kegiatan ini diharapkan tidak hanya memperluas wawasan global mahasiswa, tetapi juga memperkuat jejaring akademik internasional yang mendukung pengembangan pendidikan, riset, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat secara berkelanjutan.