Medan, 10 Agustus 2026 - Program Studi D-3 Metrologi dan Instrumentasi terus memperkuat kerja sama dengan Balai Standardisasi Metrologi Legal I Medan (BSML) dalam mendukung peningkatan kompetensi mahasiswa, pengembangan laboratorium, serta penyelarasan pembelajaran dengan kebutuhan dunia kerja dan industri.
Salah satu bentuk kerja sama yang dilaksanakan adalah praktikum Mata Kuliah Sistem Besaran Fisika dan Standar Kalibrasi yang dilaksanakan dengan melibatkan laboratorium di BSML. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan pengalaman pembelajaran yang lebih aplikatif kepada mahasiswa sekaligus memperkenalkan secara langsung praktik kemetrologian dan kalibrasi di lingkungan kerja profesional.
Dalam rangka mendukung penguatan sistem pembelajaran dan laboratorium, BSML juga menyampaikan permintaan dokumen ISO/IEC 17025 yang digunakan sebagai salah satu acuan dalam pengelolaan dan akreditasi laboratorium. Dokumen tersebut akan menjadi bahan pembelajaran dan referensi bagi Program Studi dalam mengembangkan sistem manajemen laboratorium yang sesuai dengan standar kompetensi laboratorium pengujian dan kalibrasi.
Selain itu, Program Studi D-3 Metrologi dan Instrumentasi akan melakukan pendataan dan inventarisasi peralatan laboratorium yang tersedia. Hasil inventarisasi tersebut akan menjadi dasar dalam menentukan arah pengembangan laboratorium. Ke depan, laboratorium metrologi dan kalibrasi di lingkungan pendidikan vokasi diharapkan dapat dikembangkan menjadi Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kalibrasi sebagai salah satu bentuk Teaching Factory (TEFA) Program Studi.
Dalam pengembangan tersebut, BSML Regional 1 menyatakan kesediaannya untuk melakukan review terhadap laboratorium vokasi, termasuk memberikan masukan mengenai lingkup pengembangan laboratorium berdasarkan ketersediaan dan kemampuan peralatan yang dimiliki. Laboratorium yang dikembangkan nantinya akan diarahkan untuk dapat memberikan layanan secara terbatas sebagai tahap awal. Setelah melalui masa uji coba layanan selama kurang lebih enam bulan, laboratorium akan dipersiapkan untuk proses pengajuan akreditasi kepada Komite Akreditasi Nasional (KAN) sesuai dengan lingkup yang memenuhi persyaratan.
Program Studi juga merencanakan pelaksanaan workshop kemetrologian dan standardisasi dengan menghadirkan BSML sebagai pemateri. Dalam kegiatan tersebut, Tim BSML Regional 1 turut memberikan masukan agar Program Studi mempertimbangkan penyediaan mata kuliah atau materi khusus yang membahas ISO/IEC 17025, sehingga mahasiswa memiliki pemahaman yang lebih kuat mengenai standar dan sistem manajemen laboratorium.
Kerja sama juga diperluas melalui program magang mahasiswa di BSML. BSML Regional 1 menyetujui adanya penugasan Pengawas Kemetrologian atau Penera Senior sebagai dosen tamu/praktisi untuk mengampu materi-materi spesifik, khususnya terkait pengujian UTTP (Alat-alat Ukur, Takar, Timbang, dan Perlengkapannya) pada bidang industri maupun bidang spesialis.
Saat ini, laboratorium metrologi dan kalibrasi di lingkungan pendidikan vokasi juga diarahkan untuk kembali diaktifkan dan dikembangkan secara bertahap. Pendataan peralatan laboratorium menjadi langkah awal untuk memetakan kemampuan yang tersedia, sekaligus menentukan lingkup layanan yang realistis dan sesuai dengan kompetensi sumber daya manusia serta fasilitas yang dimiliki.
Adapun laboratorium BSML sendiri memiliki lingkup yang terbatas pada kegiatan kalibrasi, tera, dan tera ulang dalam bidang metrologi legal, antara lain pada kategori timbangan, stopwatch, suhu, dan volumetrik. Lingkup tersebut dapat menjadi salah satu referensi bagi Program Studi dalam menentukan fokus pengembangan laboratorium pendidikan.
Melalui rangkaian kerja sama ini, Program Studi D-3 Metrologi dan Instrumentasi diharapkan mampu menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi kemetrologian yang terstandar dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Pembekalan kompetensi melalui pendidikan formal, termasuk pemahaman terhadap standar seperti ISO/IEC 17025, diharapkan dapat memperkuat pengakuan kompetensi lulusan di bidang kemetrologian.
Ke depan, sinergi antara Program Studi, BSML, dan BSML Regional 1 diharapkan tidak hanya memperkuat proses pembelajaran, tetapi juga membuka peluang pengembangan laboratorium pendidikan menjadi pusat layanan dan pembelajaran kemetrologian yang mendukung kebutuhan industri serta menghasilkan sumber daya manusia yang kompeten dan siap bersaing.
Ketua Program Studi D3 Metrologi dan Instrumentasi Beserta Dosen homebase Laksanakan Rapat Koordinasi Dosen Pengampu Semester Ganjil T.A. 2026/2027
BeritaKetua Program Studi dan Dosen D3 Metrologi dan Instrumentasi Sambut Mahasiswa Baru Stambuk 2026 dalam Kegiatan PKKMB USU 2026
BeritaProgram Studi D-3 Metrologi dan Instrumentasi Perkuat Kolaborasi dengan Balai Standardisasi Metrologi Legal Regional I Medan, untuk Pengembangan Laboratorium dan Kompetensi Mahasiswa.