Medan, 26 Agustus 2026 – Program Studi D4 Kimia Terapan Fakultas Vokasi Universitas Sumatera Utara (USU) menyelenggarakan Workshop Chemistry: Transformasi Ide Kimia Menjadi Produk Bernilai Ekonomi pada Rabu (26/8/2026) bertempat di Aula Fakultas Vokasi USU. Kegiatan ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk memperluas wawasan sekaligus memperoleh pengalaman praktis dalam mengolah limbah organik menjadi produk yang memiliki nilai kesehatan dan ekonomi.

Workshop dihadiri oleh Wakil Dekan Fakultas Vokasi, para narasumber, dosen, Kepala Subbagian, serta mahasiswa Program Studi D4 Kimia Terapan. Kegiatan dibuka dengan kata sambutan dari Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, Kerja Sama dan Internasionalisasi, Junedi Ginting, S.Si., M.Si. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya membangun pola pikir inovatif dan produktif di kalangan mahasiswa, khususnya dalam mengembangkan ilmu kimia agar dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Program Studi D4 Kimia Terapan, Agung Pratama, S.Si., M.Si. yang menyampaikan pentingnya kegiatan workshop sebagai sarana untuk mempertemukan pengetahuan akademik dengan penerapan nyata di lapangan.

Sesi pertama menghadirkan Adrian Hilman, S.TP., M.Sc., Ph.D., Dosen Program Studi S1 Teknologi Pangan Fakultas Pertanian USU, yang membawakan materi “Panduan Praktis Mengubah Limbah Dapur Menjadi Minuman Sehat dan Bernilai Rupiah (Tepache)”.
Dalam pemaparannya, Adrian menjelaskan potensi limbah dapur yang selama ini kerap dianggap tidak bernilai untuk diolah menjadi produk minuman yang memiliki manfaat dan peluang ekonomi. Mahasiswa tidak hanya mendapatkan pengetahuan secara teoritis, tetapi juga diajak melihat langsung proses pengolahan melalui demonstrasi pembuatan Tepache yang dilakukan oleh beliau.
Kegiatan dilanjutkan dengan sesi kedua yang menghadirkan Dr. Dimas Frananta S., M.Sc., Dosen Program Studi Kimia Politeknik Teknologi Kimia Industri Medan. Beliau menyampaikan materi mengenai pemanfaatan limbah organik menjadi ekoenzim (EE) dan sabun cair MES-EE.
Melalui materi tersebut, mahasiswa diperkenalkan pada konsep pemanfaatan limbah organik dengan pendekatan yang lebih ramah lingkungan sekaligus berpotensi dikembangkan menjadi produk bernilai guna dan bernilai ekonomi. Sesi semakin menarik dengan adanya demonstrasi pembuatan ekoenzim dan sabun cair MES-EE, sehingga peserta dapat memahami secara langsung tahapan pengolahan dan penerapannya.
Workshop Chemistry ini tidak hanya memperkaya pemahaman mahasiswa terhadap penerapan ilmu kimia, tetapi juga mendorong lahirnya ide-ide kreatif dan inovatif dalam mengolah limbah menjadi produk yang bermanfaat dan memiliki nilai ekonomi. Kegiatan tersebut sekaligus memperkuat semangat pembelajaran vokasi yang mengedepankan keterampilan praktis, inovasi, dan kesiapan mahasiswa untuk menciptakan solusi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Melalui kegiatan ini, Program Studi D4 Kimia Terapan Fakultas Vokasi USU terus mendorong mahasiswa untuk tidak berhenti pada penguasaan teori, tetapi mampu mentransformasikan pengetahuan dan ide menjadi karya nyata yang berdampak, sekaligus membuka peluang pengembangan produk dan kewirausahaan berbasis ilmu kimia.