Medan, 28 Agustus 2026 – Fakultas Vokasi Universitas Sumatera Utara (USU) terus memperkuat kontribusinya dalam pemberdayaan masyarakat melalui kolaborasi internasional. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Talkshow and International Community Services dengan topik “Transforming Local Potential into Business Opportunities: Strategies for Strengthening Economic Independence in Post-Disaster Recovery” yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom pada 28 Agustus 2026.
Kegiatan dibuka oleh Wakil Dekan Bidang Administrasi, Keuangan, Sumber Daya Manusia, dan Infrastruktur Akademik Fakultas Vokasi USU, Dr. Yasmin Chairunisa Muchtar, SP., MBA. Kegiatan ini merupakan bagian lanjutan dari program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) skema Kolaborasi Internasionalisasi yang dilaksanakan Fakultas Vokasi USU bersama UiTM Cawangan Pulau Pinang.
Talkshow menghadirkan dua narasumber dari UiTM yang memberikan perspektif dan pengetahuan terkait pengembangan potensi lokal menjadi peluang bisnis. Narasumber pertama, Dr. Johanudin Lahap, Associate Professor, menyampaikan paparan bertajuk “Warisan Moden: Blueprint Komersialisasi Belacan Kuala Gebang” dengan fokus “Mentrasformasi Produk Tradisional kepada Inovasi FMCG Berskala Global melalui Pembungkusan Moden dan Pemasaran Dipacu Data.”
Dalam paparannya, Dr. Johanudin membahas bagaimana produk tradisional dapat dikembangkan menjadi produk yang memiliki daya saing lebih luas melalui inovasi, khususnya dari aspek kemasan modern dan strategi pemasaran berbasis data. Pendekatan tersebut menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan nilai tambah produk lokal sekaligus membuka peluang pengembangan pasar yang lebih luas.
Paparan selanjutnya disampaikan oleh Dr. Nik Mohd Shahril Nik Mohd Nor, Senior Lecturer, dengan topik “Inovasi Botanika Moden” dan tema “Mengubah Tumbuhan Tempatan kepada Ekonomi Berdaya Tahan.” Materi ini memberikan pemahaman mengenai potensi pemanfaatan tumbuhan lokal sebagai bagian dari pengembangan produk dan peluang ekonomi yang dapat mendukung ketahanan serta kemandirian masyarakat.
Selain sesi pemaparan, kegiatan juga menjadi ruang berbagi pengalaman antara pihak UiTM dan para mitra PKM Fakultas Vokasi USU yang berada di Kabupaten Langkat. Mitra yang terlibat dalam kegiatan pengabdian tersebut meliputi kelompok KTH Kuala Indah, pengusaha dan produsen terasi, serta guru, siswa, dan pengelola Yayasan Al-Nazhar.
Dalam sesi tersebut, para mitra pengabdian dari Kabupaten Langkat menyampaikan perkembangan, proses, serta hasil yang telah dicapai selama pelaksanaan program PKM. Penyampaian pengalaman secara langsung ini menjadi bagian penting dalam melihat capaian program sekaligus mengidentifikasi berbagai tantangan yang masih dihadapi oleh mitra.
Selanjutnya, pihak UiTM memberikan pemahaman, masukan, dan solusi terhadap berbagai kendala yang disampaikan oleh para mitra. Melalui proses berbagi pengetahuan tersebut, para mitra diharapkan memperoleh wawasan baru dalam mengembangkan potensi yang dimiliki, meningkatkan nilai ekonomi produk lokal, serta memperkuat strategi usaha agar lebih adaptif dan berkelanjutan.
Kolaborasi antara Fakultas Vokasi USU dan UiTM Cawangan Pulau Pinang melalui kegiatan ini menjadi bentuk nyata penguatan kerja sama internasional dalam pelaksanaan tridharma perguruan tinggi, khususnya bidang pengabdian kepada masyarakat. Pertukaran pengetahuan dan pengalaman yang dilakukan diharapkan tidak berhenti pada kegiatan talkshow, tetapi dapat memberikan dampak nyata bagi keberlanjutan program dan kemandirian ekonomi masyarakat mitra.
Melalui Talkshow and International Community Services, Fakultas Vokasi USU menunjukkan komitmennya untuk terus menghadirkan kegiatan pengabdian yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Transformasi potensi lokal menjadi peluang bisnis diharapkan dapat menjadi salah satu langkah dalam memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat, khususnya dalam proses pemulihan dan pembangunan kembali pascabencana.