Medan, 13 Juli 2026 – Fakultas Vokasi Universitas Sumatera Utara (USU) menggelar Sosialisasi Massive Open Online Course (MOOC) di Aula Fakultas Vokasi USU sebagai upaya memperluas akses pembelajaran digital sekaligus mendukung transformasi pendidikan berbasis teknologi di lingkungan universitas. Kegiatan ini menjadi wadah bagi sivitas akademika untuk memahami konsep, manfaat, serta implementasi MOOC dalam mendukung proses pembelajaran yang lebih fleksibel, inovatif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Kegiatan dihadiri oleh Sekretaris Direktur Direktorat Digitalisasi Pembelajaran USU, Wakil Dekan Bidang Pendidikan, Kemahasiswaan, dan Kealumnian, Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, Kerja Sama, dan Internasionalisasi, para Ketua Program Studi, dosen, Kepala Tata Usaha (KTU), serta Kepala Subbagian di lingkungan Fakultas Vokasi USU.

Acara dibuka oleh Wakil Dekan Bidang Pendidikan, Kemahasiswaan, dan Kealumnian, Dr. Solahuddin Nasution S.E.,M.SP, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi digital sebagai bagian dari peningkatan kualitas proses pembelajaran di perguruan tinggi. Beliau menyampaikan bahwa transformasi digital bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan untuk menghadirkan pengalaman belajar yang lebih efektif, fleksibel, dan mampu menjawab tantangan pendidikan di era digital.

Materi sosialisasi disampaikan oleh Ir. Ferry Rahmat Astianta Bukit, S.T., M.T., IPM, selaku Sekretaris Direktur Direktorat Digitalisasi Pembelajaran USU. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan bahwa Massive Open Online Course (MOOC) merupakan platform pembelajaran daring yang memungkinkan peserta mengakses materi pembelajaran secara terbuka, fleksibel, dan mandiri tanpa dibatasi ruang maupun waktu.

Selain memperkenalkan konsep dasar MOOC, narasumber juga memaparkan mekanisme pengembangan konten pembelajaran digital, tahapan penyusunan materi, serta strategi implementasi MOOC di lingkungan Universitas Sumatera Utara. Dosen didorong untuk mulai mengembangkan materi ajar dalam bentuk digital yang interaktif sehingga dapat dimanfaatkan oleh mahasiswa sebagai pelengkap pembelajaran di kelas maupun sebagai media belajar mandiri.

Dalam sesi diskusi, peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi dengan mengajukan berbagai pertanyaan mengenai proses pengembangan mata kuliah berbasis MOOC, standar kualitas materi, hingga peluang pemanfaatannya dalam mendukung pembelajaran yang berpusat pada mahasiswa (student-centered learning). Diskusi tersebut menjadi ruang berbagi pengalaman sekaligus memperkuat pemahaman mengenai pentingnya inovasi dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi.

Melalui kegiatan ini, Fakultas Vokasi USU berharap para dosen dan pengelola program studi semakin siap mengintegrasikan teknologi digital dalam proses pembelajaran. Implementasi MOOC diharapkan tidak hanya memperluas akses terhadap sumber belajar yang berkualitas, tetapi juga meningkatkan efektivitas pembelajaran, mendorong inovasi pendidikan, serta memperkuat komitmen Fakultas Vokasi USU dalam mendukung transformasi digital di lingkungan Universitas Sumatera Utara.