Medan, 31 Agustus 2026 – Fakultas Vokasi Universitas Sumatera Utara (USU) terus memperkuat riset dan inovasi keilmuan melalui Rapat Klaster Keilmuan Dosen yang dilaksanakan di Aula Fakultas Vokasi USU, Senin, 31 Agustus 2026.
Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran dekanat, ketua program studi, dosen homebase, serta kepala subbagian (Kasubag) di lingkungan Fakultas Vokasi USU. Rapat menjadi bagian dari upaya fakultas dalam membangun pemetaan keilmuan dosen yang lebih terarah, terstruktur, dan mendukung pengembangan pendidikan, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat.
Kegiatan dibuka sekaligus dipimpin oleh Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, Kerja Sama, dan Internasionalisasi, Junedi Ginting, S.Si., M.Si. Dalam paparannya, disampaikan pentingnya pemetaan klaster keilmuan sebagai dasar untuk memperkuat kepakaran dosen, membangun kolaborasi lintas program studi, serta mengembangkan kelompok keahlian yang selaras dengan karakteristik pendidikan vokasi.
Dalam rapat tersebut, para dosen diarahkan untuk menentukan dan mengidentifikasi klaster keilmuan yang sesuai dengan rumpun, pohon, cabang ilmu, serta bidang kepakaran masing-masing. Pemetaan ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai potensi keilmuan yang dimiliki Fakultas Vokasi sekaligus menjadi landasan dalam pengembangan kelompok keahlian riset di lingkungan fakultas.
Berdasarkan analisis pemetaan keilmuan dosen yang dipaparkan, terdapat 5 rumpun ilmu dan 11 usulan kelompok keahlian yang mencakup berbagai bidang, antara lain Manajemen dan Kewirausahaan; Rekayasa Instrumentasi, Material dan Energi; Sains Data, Statistika dan Komputer; Sosial, Hukum dan Administrasi Publik; Kimia dan Sains Terapan; Bahasa dan Linguistik Terapan; Akuntansi; Pariwisata dan Destinasi; Kesehatan dan Farmasi; Sains Informasi dan Perpustakaan; serta Bioteknologi dan Interdisiplin.
Pemetaan tersebut juga menunjukkan bahwa kelompok keahlian di Fakultas Vokasi memiliki potensi untuk dikembangkan secara lintas program studi. Rata-rata setiap kelompok keahlian menaungi minimal dua program studi, sehingga keberadaannya diharapkan dapat menjadi wadah untuk memperkuat kolaborasi riset, termasuk dalam pengampuan mata kuliah lintas program, dan kegiatan pengabdian kepada masyarakat.
Melalui rapat ini, Fakultas Vokasi USU mendorong setiap dosen untuk semakin memahami dan memetakan bidang keahliannya secara tepat. Hasil pemetaan tersebut diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun klaster keilmuan yang kuat, kolaboratif, dan berkelanjutan, sekaligus mendukung peningkatan kualitas tridharma perguruan tinggi dan penguatan keunggulan pendidikan vokasi.