Medan, 30 Juli 2026 – Program Studi D-4 Akuntansi Sektor Publik Fakultas Vokasi Universitas Sumatera Utara (USU) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Mandiri di SDIT Al Musabbihin melalui program bertajuk "Implementasi Buku Kas Mini Syariah untuk Melatih Pengelolaan Uang Saku pada Siswa/i SDIT Al Musabbihin". Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan literasi keuangan sejak usia dini sekaligus mengenalkan nilai-nilai pengelolaan keuangan berbasis syariah kepada siswa sekolah dasar melalui media pembelajaran yang praktis dan interaktif.
SDIT Al Musabbihin dipilih sebagai mitra PKM karena merupakan sekolah yang masih relatif baru berdiri dan memiliki kebutuhan akan edukasi literasi keuangan bagi siswa. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari keberlanjutan kerja sama yang telah terjalin antara Program Studi Akuntansi Sektor Publik dengan pihak sekolah dalam mendukung penguatan pendidikan karakter dan keterampilan hidup (life skills) bagi peserta didik.
Kegiatan menyasar siswa kelas VI SDIT Al Musabbihin yang dinilai telah mulai memahami konsep dasar pengelolaan keuangan. Pelaksanaan PKM turut didampingi oleh dua wali kelas yang berperan aktif selama proses pembelajaran berlangsung. Tim PKM memberikan materi mengenai pentingnya literasi keuangan sejak dini, dilanjutkan dengan pengenalan konsep sedekah sebagai bagian dari pengelolaan keuangan yang bertanggung jawab sesuai dengan nilai-nilai syariah.

Pendekatan syariah dipilih karena selaras dengan karakter SDIT Al Musabbihin sebagai sekolah berbasis Islam. Selain mengajarkan pentingnya menabung dan mencatat transaksi sederhana, siswa juga diperkenalkan pada nilai berbagi melalui sedekah sebagai bagian dari pembentukan karakter. Dengan demikian, peserta tidak hanya belajar mengelola uang untuk kepentingan pribadi, tetapi juga memahami pentingnya menyisihkan sebagian rezeki untuk membantu sesama.
Untuk menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, kegiatan dikemas secara interaktif melalui penyampaian materi, ice breaking berupa Senam Tepuk Literasi Keuangan, praktik penggunaan Buku Kas Mini, serta permainan edukatif dan kuis. Pada sesi praktik, siswa dibimbing mengisi identitas, menyusun target menabung, mempelajari contoh pencatatan transaksi sederhana, hingga mengikuti program "Tantangan 30 Hari Menabung" yang dirancang untuk membangun kebiasaan menabung secara konsisten.

Pendekatan syariah dipilih karena selaras dengan karakter SDIT Al Musabbihin sebagai sekolah berbasis Islam. Selain mengajarkan pentingnya menabung dan mencatat transaksi sederhana, siswa juga diperkenalkan pada nilai berbagi melalui sedekah sebagai bagian dari pembentukan karakter. Dengan demikian, peserta tidak hanya belajar mengelola uang untuk kepentingan pribadi, tetapi juga memahami pentingnya menyisihkan sebagian rezeki untuk membantu sesama.
Untuk menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, kegiatan dikemas secara interaktif melalui penyampaian materi, ice breaking berupa Senam Tepuk Literasi Keuangan, praktik penggunaan Buku Kas Mini, serta permainan edukatif dan kuis. Pada sesi praktik, siswa dibimbing mengisi identitas, menyusun target menabung, mempelajari contoh pencatatan transaksi sederhana, hingga mengikuti program "Tantangan 30 Hari Menabung" yang dirancang untuk membangun kebiasaan menabung secara konsisten.