Medan, 28 Agustus 2026 – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Fakultas Vokasi Universitas Sumatera Utara (USU). Jhon Martin Putra Siregar, mahasiswa Program Studi D3 Keuangan, berhasil meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,97 sekaligus menjadi mahasiswa dengan IPK tertinggi pada jenjang Diploma dalam Wisuda USU Periode IV Tahun Akademik 2025/2026.

Prestasi tersebut menjadi kebanggaan bagi Fakultas Vokasi USU sekaligus menjadi bukti komitmen mahasiswa dalam menjalani proses pendidikan dengan penuh disiplin, ketekunan, dan semangat untuk meraih prestasi akademik. Pencapaian Jhon Martin juga menjadi inspirasi bagi mahasiswa Fakultas Vokasi untuk terus mengembangkan potensi dan memberikan hasil terbaik selama menempuh pendidikan.

Dalam upacara wisuda tersebut, Jhon Martin Putra Siregar juga mendapat kehormatan untuk menyampaikan kata sambutan mewakili para wisudawan. Dalam sambutannya, ia mengajak seluruh wisudawan dan wisudawati untuk memaknai kelulusan bukan sebagai akhir perjalanan, melainkan sebagai awal untuk menghadapi tantangan dan menciptakan perubahan di tengah masyarakat.

Mengawali sambutannya, Jhon Martin menyampaikan rasa syukur serta terima kasih atas kehadiran para tamu undangan dan kesempatan untuk berdiri mewakili mahasiswa dalam momentum wisuda yang istimewa tersebut.

Ia kemudian mengajak para wisudawan untuk mengingat kembali perjalanan panjang selama menempuh pendidikan di USU. Menurutnya, keberhasilan mengenakan toga hari ini tidak diperoleh dengan mudah. Berbagai proses akademik, revisi tugas akhir, perjuangan menghadapi tantangan, hingga rasa ingin menyerah menjadi bagian dari perjalanan yang akhirnya mengantarkan para mahasiswa pada momen wisuda.

“Semua gelar yang kita raih hari ini bukanlah sekadar deretan kata ‘Dengan Pujian’ di atas kertas ijazah. Ini adalah bukti nyata dari kedisiplinan, air mata, doa orang tua yang tak pernah putus, dan keberanian kita untuk terus maju meskipun langkah terasa berat,” ungkapnya dalam sambutan.

Jhon Martin juga mengingatkan bahwa dunia setelah perguruan tinggi akan menghadirkan tantangan yang semakin dinamis. Menurutnya, mahasiswa USU tidak hanya dipersiapkan untuk memahami teori, tetapi juga untuk mampu menghadirkan solusi dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.

“Dunia di luar gerbang USU ini bergerak dengan sangat cepat. Tantangan di depan mata mungkin terlihat menakutkan. Tapi ingatlah, kita ditempa di kampus kebanggaan Sumatera Utara ini bukan hanya untuk menjadi penghafal teori, melainkan untuk menjadi solusi,” tuturnya.

Lebih lanjut, ia mengajak para wisudawan untuk tidak takut bermimpi besar dan berani menciptakan peluang. Ilmu yang telah diperoleh selama berada di bangku perkuliahan diharapkan dapat menjadi bekal untuk menghadirkan perubahan dan inovasi di tengah masyarakat. “Ketika pintu kesempatan belum terbuka, maka kitalah yang harus menciptakan pintu itu sendiri,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Jhon Martin juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para dosen yang telah memberikan ilmu, kesabaran, serta bimbingan selama proses pendidikan. Ia juga menyampaikan penghormatan yang mendalam kepada para orang tua yang senantiasa memberikan dukungan, doa, dan pengorbanan hingga anak-anak mereka berhasil menyelesaikan pendidikan.

“Toga ini kami persembahkan untuk kalian. Terima kasih telah percaya pada mimpi-mimpi kami,” ujarnya penuh haru. Menutup sambutannya, Jhon Martin mengingatkan bahwa wisuda bukanlah garis akhir, melainkan titik awal untuk memasuki perjalanan baru. Ia mengajak seluruh wisudawan untuk melangkah dengan percaya diri, terus berkarya, memberikan dampak positif, serta membawa nama baik almamater.

“Teruslah berkarya, teruslah berdampak, dan mari kita buat almamater Universitas Sumatera Utara bangga!” pesannya. Prestasi Jhon Martin Putra Siregar dengan IPK 3,97 sekaligus perannya sebagai perwakilan wisudawan dalam menyampaikan sambutan menjadi pencapaian yang membanggakan bagi Fakultas Vokasi USU. Capaian tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berprestasi, mengembangkan kompetensi, serta memberikan kontribusi nyata bagi almamater dan masyarakat.