Zoom Meeting, 22 Oktober 2026 — Dalam menghadapi perkembangan teknologi dan transformasi digital di dunia bisnis, pemahaman terhadap sistem akuntansi digital menjadi salah satu kompetensi penting bagi calon akuntan. Untuk memperluas wawasan mahasiswa mengenai perkembangan tersebut, Program Studi D-4 Akuntansi Sektor Publik, Fakultas Vokasi, Universitas Sumatera Utara (USU), menyelenggarakan webinar bertajuk “The Future of Business: Understanding Digital Accounting” secara daring melalui Zoom Meeting. Kegiatan ini menghadirkan praktisi mata kuliah Sistem Informasi Akuntansi Publik, Ibu Pristy Setyaningrum, S.E., dan juga Ibu Wafa Rahma Hidayah, selaku Certification Specialist dari Mekar, sebagai pemateri.
Dalam sambutan pembukaan, Ketua Program Studi berharap mahasiswa dapat mengikuti kegiatan dengan saksama, memperoleh pengetahuan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja, dan menyelesaikan tantangan pembelajaran yang diberikan. Kesempatan ini juga diharapkan menjadi langkah awal bagi mahasiswa untuk mengenal jalur pengembangan kompetensi dan sertifikasi sebelum menyelesaikan studi.
Webinar ini membahas perkembangan akuntansi dalam lingkungan bisnis modern, khususnya peralihan dari proses pencatatan manual menuju sistem digital yang lebih cepat, akurat, dan terintegrasi. Melalui sesi ini, mahasiswa diperkenalkan pada pemanfaatan teknologi dalam aktivitas akuntansi serta relevansinya dengan kebutuhan dunia kerja saat ini.
Dalam pemaparannya, Wafa Rahma Hidayah menjelaskan bahwa perkembangan akuntansi tidak hanya berkaitan dengan perubahan cara pencatatan data keuangan, tetapi juga dengan pemanfaatan teknologi untuk mendukung proses bisnis. Teknologi memungkinkan pengolahan informasi keuangan dilakukan secara lebih efisien, akurat, dan terintegrasi dengan aktivitas operasional perusahaan.
Konsep digital accounting diperkenalkan sebagai proses pencatatan dan pengelolaan transaksi keuangan menggunakan perangkat lunak. Penerapannya tidak sekadar memindahkan pencatatan dari buku ke komputer, tetapi juga mencakup penggunaan sistem berbasis cloud, otomatisasi proses, akses informasi secara real-time, serta ekosistem aplikasi yang saling terhubung. Perubahan tersebut turut memengaruhi peran akuntan. Selain memahami pencatatan dan pelaporan keuangan, akuntan perlu mampu beradaptasi dengan sistem digital, memahami alur informasi, dan memanfaatkan data untuk mendukung pengambilan keputusan bisnis.

Salah satu pokok pembahasan dalam webinar adalah peran Enterprise Resource Planning (ERP) sebagai bagian penting dari transformasi digital perusahaan. Sistem ERP memungkinkan berbagai proses bisnis terhubung dalam satu ekosistem, sehingga organisasi tidak harus mengandalkan banyak aplikasi terpisah untuk mengelola aktivitas operasionalnya. Melalui integrasi tersebut, data dari berbagai fungsi bisnis dapat mendukung pencatatan dan pengelolaan informasi secara lebih konsisten. Pemanfaatan sistem terintegrasi juga membantu mengurangi risiko ketidaksesuaian data yang dapat terjadi ketika pencatatan dilakukan secara manual atau melalui sistem yang tidak saling terhubung. Pembahasan ini memberikan gambaran kepada mahasiswa tentang bagaimana teknologi digunakan dalam aktivitas profesional. Pemahaman terhadap ERP dan sistem akuntansi terintegrasi menjadi bekal untuk mengenali proses bisnis yang semakin mengandalkan teknologi digital.
Webinar ini juga memperkenalkan Mekari sebagai perusahaan penyedia perangkat lunak berbasis Software as a Service (SaaS) yang mendukung operasional bisnis melalui solusi berbasis cloud dan terintegrasi. Selain itu, mahasiswa memperoleh pengenalan terhadap Mekari Jurnal sebagai salah satu perangkat lunak yang dapat digunakan untuk mempelajari praktik akuntansi digital.
Dalam sesi pembelajaran, peserta diarahkan untuk mengenal penggunaan perangkat lunak tersebut melalui materi pengenalan dan video demonstrasi Mekari Jurnal. Peserta juga memperoleh informasi mengenai akses akun untuk pembelajaran serta sumber belajar digital yang dapat dimanfaatkan untuk memperdalam kompetensi akuntansi. Pengenalan ini diharapkan membantu mahasiswa menghubungkan teori yang diperoleh di perkuliahan dengan penggunaan perangkat lunak yang relevan dengan aktivitas profesional. Dengan demikian, pembelajaran tidak hanya berfokus pada pemahaman konsep, tetapi juga memberikan gambaran awal mengenai penerapan teknologi dalam pekerjaan akuntansi.
Selain manfaatnya, transformasi digital juga menghadirkan tantangan yang perlu diperhatikan. Penggunaan sistem digital membutuhkan kesiapan teknologi dan kemampuan sumber daya manusia untuk beradaptasi dengan perubahan proses kerja. Mahasiswa sebagai calon tenaga profesional perlu terus mengembangkan keterampilan agar mampu mengikuti perkembangan perangkat lunak dan sistem informasi yang digunakan dalam dunia kerja. Aspek keamanan data juga menjadi perhatian penting dalam penerapan akuntansi digital. Informasi keuangan perusahaan bersifat sensitif dan rahasia, sehingga penggunaan teknologi harus disertai pemahaman mengenai perlindungan data dan pengelolaan akses informasi.
Melalui webinar “The Future of Business: Understanding Digital Accounting”, mahasiswa diharapkan semakin memahami bahwa perkembangan profesi akuntansi berjalan seiring dengan transformasi teknologi. Kemampuan menggunakan sistem digital, memahami proses bisnis terintegrasi, dan menjaga keamanan informasi menjadi bagian penting dalam mempersiapkan diri menghadapi kebutuhan industri.